gambar lucu kelakuan anak anak yang nyeleneh

gambar lucu gokil bocah bocah iseng tapi lucu,, yah namanya juga bocah tau apa tentang begituan tapi ya mungkin ini hanya kebetulan tapi lumayan lucu gan ,,




Kelakuan Bocah Mesum [DuniaQ Duniamu]

Kelakuan Bocah Mesum [DuniaQ Duniamu]
Kelakuan Bocah Mesum [DuniaQ Duniamu]

Kelakuan Bocah Mesum [DuniaQ Duniamu]

Kelakuan Bocah Mesum [DuniaQ Duniamu]

Kelakuan Bocah Mesum [DuniaQ Duniamu]

Kelakuan Bocah Mesum [DuniaQ Duniamu]

Kelakuan Bocah Mesum [DuniaQ Duniamu]

Kelakuan Bocah Mesum [DuniaQ Duniamu]

Kelakuan Bocah Mesum [DuniaQ Duniamu]

Kelakuan Bocah Mesum [DuniaQ Duniamu]

Kelakuan Bocah Mesum [DuniaQ Duniamu]

Kelakuan Bocah Mesum [DuniaQ Duniamu]Kelakuan Bocah Mesum [DuniaQ Duniamu]


foto foto nyeleneh lucu


hee adad sajah hal hal unik lucu nyeleneh yang dilakukan orang orang ini tapi luyan lah buat ngilangin setres heee
berikut foto foto lucu nyeleneh ,, foto foto lucu terbaru ,, foto gokil,,


[imagetag]


[imagetag]


[imagetag]
[imagetag]




Foto: Anak Gokil? Hahahaa :-DFoto: Di pilih di pilih, silakan ambil 1 hp.nya
hehehee :-D

Foto: Dulu muka saya Tidak secantik ini, Tapi semenjak saya Rutin berobat di klinik TONG FANG??

Alhamdullilah hasil'nya memuaskan, saya lebih tampil PeDe & Percaya diri.

#Terima Kasih TONG FANG. . . . . 



Foto: Atlet Pembalap versi 2013. Wkwkwk




Foto: Sendal Kesehatan.
Harga Supeeer murah. . . .
Cuma Rp.5000-an

gambar gokil nyapuin uang gocapan Foto: Skrng Hp BB udh gx jman lg, lbih baek buat asbak rokok aja lah. . . , .

Gunung berApi Indonesia yang Paling Terkenal Karena Letusannya

Gunung kelud baru saja meletus dan letusanya pun sangat dasyat dan menyemburkan abu vulkanik hingga 17 km ke udara akibatnya daerah sekitar gunung kelud di selimuti ujan abu vulkanik yang tentunya sangat berbahaya.
Nah berikut ini ada beberapa Gunung berApi di indonesia yang pernah meletus dengan sangat dasyat, mau tahu gunung apa saja itu?? Mari simak di bawah inih

1. Gunung Kelud

Sejak abad ke-15, Gunung Kelud telah memakan korban lebih dari 15.000 jiwa. Letusan gunung ini pada tahun 1586 merenggut korban lebih dari 10.000 jiwa. Sebuah sistem untuk mengalihkan aliran lahar telah dibuat secara ekstensif pada tahun 1926 dan masih berfungsi hingga kini setelah letusan pada tahun 1919 memakan korban hingga ribuan jiwa akibat banjir lahar dingin menyapu pemukiman penduduk.

Pada abad ke-20, Gunung Kelud tercatat meletus pada tahun 1901, 1919 (1 Mei), 1951, 1966, dan 1990. Tahun 2007 gunung ini kembali meningkat aktivitasnya. Pola ini membawa para ahli gunung api pada siklus 15 tahunan bagi letusan gunung ini.

2. Merapi

Gunung Merapi adalah yang termuda dalam kumpulan gunung berapi di bagian selatan Pulau Jawa. Gunung ini terletak di zona subduksi, dimana Lempeng Indo-Australia terus bergerak ke bawah Lempeng Eurasia. Letusan di daerah tersebut berlangsung sejak 400.000 tahun lalu, dan sampai 10.000 tahun lalu jenis letusannya adalah efusif. Setelah itu, letusannya menjadi eksplosif, dengan lava kental yang menimbulkan kubah-kubah lava.

Letusan-letusan kecil terjadi tiap 2-3 tahun, dan yang lebih besar sekitar 10-15 tahun sekali. Letusan-letusan Merapi yang dampaknya besar antara lain di tahun 1006, 1786, 1822, 1872, dan 1930. Letusan besar pada tahun 1006 membuat seluruh bagian tengah Pulau Jawa diselubungi abu. Diperkirakan, letusan tersebut menyebabkan kerajaan Mataram Kuno harus berpindah ke Jawa Timur. Letusannya di tahun 1930 menghancurkan 13 desa dan menewaskan 1400 orang.

3. Gunung Galunggung

Gunung Galunggung tercatat pernah meletus pada tahun 1882 (VEI=5). Tanda-tanda awal letusan diketahui pada bulan Juli 1822, di mana air Cikunir menjadi keruh dan berlumpur. Hasil pemeriksaan kawah menunjukkan bahwa air keruh tersebut panas dan kadang muncul kolom asap dari dalam kawah.

Kemudian pada tanggal 8 Oktober s.d. 12 Oktober, letusan menghasilkan hujan pasir kemerahan yang sangat panas, abu halus, awan panas, serta lahar. Aliran lahar bergerak ke arah tenggara mengikuti aliran- aliran sungai. Letusan ini menewaskan 4.011 jiwa dan menghancurkan 114 desa, dengan kerusakan lahan ke arah timur dan selatan sejauh 40 km dari puncak gunung.

4. Gunung Agung

Gunung Agung terakhir meletus pada 1963-64 dan masih aktif, dengan sebuah kawah besar dan sangat dalam yang kadang- kadang mengeluarkan asap dan abu. Dari kejauhan, gunung ini tampak kerucut, meskipun didalamnya terdapat kawah besar.

Dari puncak gunung, adalah mungkin untuk melihat puncak Gunung Rinjani di pulau Lombok, meskipun kedua gunung sering tertutup awan. Pada tanggal 18 Februari 1963, penduduk setempat mendengar ledakan keras dan melihat awan naik dari kawah Gunung Agung. Pada tanggal 24 Februari lava mulai mengalir menuruni lereng utara gunung.

Pada tanggal 17 Maret, gunung berapi meletus, mengirimkan puing-puing 8-10 km ke udara dan menghasilkan aliran piroklastik yang besar. Arus ini banyak menghancurkan desa- desa, menewaskan sekitar 1500 orang. Sebuah letusan kedua pada 16 Mei menyebabkan aliran awan panas yang menewaskan 200 penduduk lain.

5. Krakatau

Krakatau adalah kepulauan vulkanik yang masih aktif dan berada di Selat Sunda antara pulau Jawa dan Sumatra. Nama ini pernah disematkan pada satu puncak gunung berapi di sana (Gunung Krakatau) yang sirna karena letusannya sendiri pada tanggal 26-27 Agustus 1883. Letusan itu sangat dahsyat; awan panas dan tsunami yang diakibatkannya menewaskan sekitar 36.000 jiwa. Sampai sebelum tanggal 26 Desember 2004, tsunami ini adalah yang terdahsyat di kawasan Samudera Hindia.

Suara letusan itu terdengar sampai di Alice Springs, Australia dan Pulau Rodrigues dekat Afrika, 4.653 kilometer. Daya ledaknya diperkirakan mencapai 30.000 kali bom atom yang diledakkan di Hiroshima dan Nagasaki di akhir Perang Dunia II.

Letusan Krakatau menyebabkan perubahan iklim global. Dunia sempat gelap selama dua setengah hari akibat debu vulkanis yang menutupi atmosfer. Matahari bersinar redup sampai setahun berikutnya. Hamburan debu tampak di langit Norwegia hingga New York.

Ledakan Krakatau ini sebenarnya masih kalah dibandingkan dengan letusan Gunung Toba dan Gunung Tambora di Indonesia, Gunung Tanpo di Selandia Baru dan Gunung Katmal di Alaska.

Namun gunung-gunung tersebut meletus jauh di masa populasi manusia masih sangat sedikit. Sementara ketika Gunung Krakatau meletus, populasi manusia sudah cukup padat, sains dan teknologi telah berkembang, telegraf sudah ditemukan, dan kabel bawah laut sudah dipasang. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa saat itu teknologi informasi sedang tumbuh dan berkembang pesat.

Tercatat bahwa letusan Gunung Krakatau adalah bencana besar pertama di dunia setelah penemuan telegraf bawah laut. Kemajuan tersebut, sayangnya belum diimbangi dengan kemajuan di bidang geologi. Para ahli geologi saat itu bahkan belum mampu memberikan penjelasan mengenai letusan tersebut.

6. Maninjau

Kaldera Maninjau dibentuk oleh letusan gunung berapi diperkirakan terjadi sekitar 52.000 tahun yang lalu. Simpanan dari letusan telah ditemukan dalam distribusi radial sekitar Maninjau membentang hingga 50 km di sebelah timur, 75 km di tenggara, dan barat ke pantai ini. Memiliki volume 220-250 km ³ dan panjang 20 km dan lebar 8 km.

7. Gunung Tambora

Aktivitas vulkanik gunung berapi ini mencapai puncaknya pada bulan April tahun 1815 ketika meletus dalam skala tujuh pada Volcanic Explosivity Index. Letusan tersebut menjadi letusan tebesar sejak letusan danau Taupo pada tahun 181.

Letusan gunung ini terdengar hingga pulau Sumatra (lebih dari 2.000 km). Abu vulkanik jatuh di Kalimantan, Sulawesi, Jawa dan Maluku. Letusan gunung ini menyebabkan kematian hingga tidak kurang dari 71.000 orang dengan 11.000 – 12.000 di antaranya terbunuh secara langsung akibat dari letusan tersebut.

Bahkan beberapa peneliti memperkirakan sampai 92.000 orang terbunuh, tetapi angka ini diragukan karena berdasarkan atas perkiraan yang terlalu tinggi. Lebih dari itu, letusan gunung ini menyebabkan perubahan iklim dunia.

Satu tahun berikutnya (1816) sering disebut sebagai Tahun tanpa musim panas karena perubahan drastis dari cuaca Amerika Utara dan Eropa karena debu yang dihasilkan dari letusan Tambora ini. Akibat perubahan iklim yang drastis ini banyak panen yang gagal dan kematian ternak di Belahan Utara yang menyebabkan terjadinya kelaparan terburuk pada abad ke-19.

Selama penggalian arkeologi tahun 2004, tim arkeolog menemukan sisa kebudayaan yang terkubur oleh letusan tahun 1815 di kedalaman 3 meter pada endapan piroklastik. Artifak- artifak tersebut ditemukan pada posisi yang sama ketika terjadi letusan di tahun 1815. Karena ciri-ciri yang serupa inilah, temuan tersebut sering disebut sebagai Pompeii dari timur.

8. Toba Supervolcano

Merupakan letusan gunung berapi yang paling dahsyat yang pernah diketahui di planet Bumi ini. Dan hampir memusnahkan generasi umat manusia di planet Bumi.

73.000 tahun yang lalu letusan dari supervolcano di Indonesia hampir memusnahkan seluruh umat manusia. Hanya sedikit yang selamat. Dan setelah Tsunami Gunung Berapi Di Indonesia menjadi Aktif sekali lagi dan mengancam umat manusia.

Letusan ini tidak bisa dibandingkan dengan apapun yang telah dialami di bumi sejak masa dimana manusia bisa berjalan tegak. Dibandingkan dengan SuperVolcano Toba, bahkan krakatau yang menyebabkan sepuluh ribu korban jiwa pada 1883 hanyalah sebuah sendawa kecil.
Padahal krakatau memiliki daya ledak setara dengan 150 megaton TNT. Sebagai perbandingan: ledakan Bom Nuklir hiroshima hanya memiliki daya ledak 0,015 megaton, dan secara lisan maka daya musnahnya 10.000 kali lebih lemah dibanding krakatau.

Seperti yang telah diketahui oleh para ilmuwan, toba hampir memusnahkan umat manusia 73.00 tahun yang lalu. Saat itu manusia neanderthal menghuni bumi kita bersamaan dengan homo sapiens di eropa, serta homo erectus dan homo floresiensis di asia.

Saat itu sangat dingin di eropa, Zaman es terakhir ini berjalan lancar dimana kijang, kuda liar dan rusa raksasa diburu. Selain makanan herbivora, mammoth dan badak berbulu juga seringkali menjadi menu makanan manusia.

Toba, dengan diameter 90 kilometer di pulau yang sekarang dikenal dengan nama Sumatera, meletus dengan sangat dahsyat. Bersamaan dengan gelombang besar tsunami, ada 2.800 kilometer kubik abu yang dikeluarkan, yang menyebar ke seluruh atmosfir bumi kita. Yang mungkin telah mengurangi jumlah populasi manusia menjadi hanya sekitar 5000 sampai 10.000 manusia saja.

Sebenarnya manusia jaman sekarang berasal dari beberapa ribu manusia yang selamat dari letusan super volcano Toba 73.000 tahun yang lalu. Oleh karena itu Gunung berapi di Indonesia bertanggung jawab atas hampir musnahnya umat manusia.

Dan Dari 60 hingga 70 gunung berapi yang dapat ditemuai di area tersebut (Indonesia) sekarang, beberapa diantaranya menjadi aktif kembali dalam beberapa bulan maupun beberapa minggu setelah gempa di dasar laut pada bulan Desember 2004.

Walaupun Toba sampai saat ini masih tertidur jauh dan aman dibawah sebuah laut besar yang menyandang nama sama di Sumatera Utara, banyak orang yang takut apabila suatu saat Gunung Berapi aktif di Talang yang berada 300 kilometer di selatan Toba meletus, bisa membangunkan Raksasa yang tertidur.

Vulkanologis Prof. Ray Cas mengatakan ‘Hal itu mungkin saja terjadi, tapi bila Toba siap untuk meletus dan kejadian diatas bukanlah satu-satunya indikasi akan kejadian tersebut.”

Sang ahli tersebut berpikir bahwa mungkin saja suatu hari nanti letusan besar lain akan terjadi tapi hal itu baru akan mungkin terjadi sekitar 10.000 atau bahkan 100.000 tahun lagi. Tetapi biar bagaimana pun tidak semua hal dapat diprediksi.

Sumber

5 Fenomena Alam Membeku yang Menakjubkan di Dunia

Fenomena alam merupakan hal yang sangat luar biasa dalam kehidupan di dunia dan dapat terjadi dengan tidak terduga dan tampak mustahil dalam pandangan manusia. Seperti yang berikut ini beberapa fenomena alam yang menakjubkan ini sangat lah mustahil dalam pandangan manusia, namun ini benar-benar ada.

1. Gua es
1.jpg
Sebuah fenomena langka ini merupakan gua jenis alam yang membeku akibat mengandung es dalam jumlah yang besar. Setiap tahun gua ini harus memiliki suhu dibawah 0=C2=B0 C.

2. Paku es
2.jpg
Fenomena alam paku es ini dikenal sebagai Penitentes. Penitentes ini terdapat di daerah Chile, cuaca yang ekstrim pada ketinggian yamg berbeda-beda yang membuat formasi es yang sangat menakjubkan.

3. Ombak yang membeku
3.jpg
Meskipun ini bukanlah sebuah ombak, namun es yang tercipta dari pergerakan glasial yang terbentuk menyerupai ombak, oleh karena itu di sebut ombak yang membeku.

4. Gunung es bergaris
4.jpg
Fenomena alam yang menakjubkan ini terbentuk dari salju yang bereaksi dengan kondisi yang berbeda. Dan garis-garis pada gunung es tersebut merupakan air lelehan yang mengisi celah dalam lapisan es yang membeku dengan cepat.

5. Air terjun beku
5.jpg
Air terjun yang membeku ini harus melewati proses yang sangat panjang untuk dapat membeku seperti ini. Karena air yang terus mengalir menambah kesulitan untuk menjadi beku, oleh karena itu memerlukan proses yang cukup lama.

sumber artikel

5 Bencana Banjir Jakarta Paling Besar

Banjir+Jakarta+1.jpg

5 Banjir Jakarta Paling parah - Kemarin Banjir Jakarta setelah hujan lebat mengguyur Ibu Kota selama dua hari berturut-turut. Akibatnya, debit air di 13 sungai yang membelah-belah Jakarta meluber dan merendam sejumlah pemukiman dengan ketinggian mencapai 4 meter lebih.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, mencatat setidaknya 2.466 orang mengungsi, dan 4 di antaranya meninggal. Mereka berasal dari 175 rukun warga di 33 kelurahan. Sementara data Polda Metro Jaya menyebut jumlah pengungsi lebih besar lagi, mencapai 10.523

Banjir Jakarta ini memang terjadi sejak lama. Ada beberapa catatan banjir besar pernah melanda Ibu Kota ini, misalnya banjir pada 2007 silam, yang menelan korban jiwa hingga 80 orang. Banjir waktu itu juga melumpuhkan Jakarta.

Selain banjir pada 2007, jauh sebelum itu sebenarnya Jakarta juga pernah mengalami banjir tak kalah hebatnya. Berikut ini 5 Banjir Jakarta Paling Besar yang pernah terjadi di Ibu Kota:

1. Banjir Jakarta pada 1918
banjir-jakarta-pada-1918.jpg
Banjir Jakarta pada 1918 ini juga melumpuhkan Batavia. Gubernur Jenderal Batavia Jan Pieterszoon Coen, sampai menunjuk arsitek khusus untuk menangani banjir ini. Banjir Jakarta waktu itu merendam permukiman warga karena limpahan air dari sungai Ciliwung, Cisadane, Angke dan Bekasi.

Akibat banjir jakarta ini, sarana transportasi, termasuk lintasan trem listrik terendam air. Dua lokomotif cadangan dikerahkan untuk membantu trem-trem yang mogok dalam perjalanan. Banjir pada tahun itu merupakan yang terparah dalam dua dekade terakhir.

2. Banjir hebat pada 1979
banjir-hebat-pada-1979.jpg
Banjir jakarta paling besar juga pernah melanda DKI Jakarta pada era Gubernur Tjokropranolo. Banjir pada 1979 di Jakarta menggenangi wilayah pemukiman dengan luas mencapai 1.100 hektare. Banjir yang disebabkan hujan lokal dan banjir kiriman itu merendam pemukiman penduduk.

Sebelum tahun itu, banjir jakarta sebenarnya juga terjadi. Misalnya pada 1876 dan 1918, banjir pernah sampai merendam rumah penduduk, termasuk bekas benteng VOC di Pasar Ikan. Tapi banjir pada 1979, jauh lebih besar dengan jangkauan lebih luas.

3. Banjir Jakarta pada 1996
banjir-jakarta-pada-1996.jpg
Pada 6-9 Januari 1996, banjir Jakarta juga terjadi setelah hujan dua hari. Sebulan kemudian, 9-13 Februari 1996, tiga hari hujan lebat dengan curah lima kali lipat di atas normal, merendam Jakarta setinggi 7 meter.

Akibat banjir jakarta ini, 529 rumah hanyut, 398 rusak. Korban mencapai 20 jiwa, 30.000 pengungsi. Nilai kerusakan mencapai USD 435 juta. Banjir 2007 ini juga sampai ke pemukiman elite Pantai Indah Kapuk Jakarta Utara yang pada waktu itu sedang dalam proses pembangunan.

4. Banjir besar pada 2007
banjir-besar-pada-2007.jpg
Banjir Jakarta pada tahun 2007, terjadi pada era Gubernur Sutiyoso. Bencana banjir waktu itu menjadi salah satu yang terburuk. Bayangkan, 60 persen wilayah DKI terendam air dengan kedalaman mencapai 5 meter lebih di beberapa titik.

Selain sistem drainase yang buruk, banjir jakarta ini berawal dari hujan lebat yang berlangsung sejak sore hari tanggal 1 Februari hingga keesokan harinya tanggal 2 Februari, ditambah banyaknya volume air 13 sungai yang melintasi Jakarta yang tak tertampung.

Banjir jakarta tahun 2007 ini lebih luas dan lebih banyak memakan korban manusia dibandingkan bencana serupa yang melanda pada tahun 2002 dan 1996. Sedikitnya 80 orang dinyatakan tewas selama 10 hari karena terseret arus, tersengat listrik, atau sakit.

Kerugian material akibat matinya perputaran bisnis mencapai triliunan rupiah, diperkirakan Rp 4,3 triliun rupiah. Warga yang mengungsi mencapai 320.000 orang hingga 7 Februari 2007.

5. Banjir pada 2013
banjir-tewaskan-20-orang-pada-2013.jpg
Banjir Jakarta ini menelan banyak korban jiwa terjadi pada Januari hingga Februari 2013 lalu. Bencana itu menyebabkan 20 korban meninggal dan 33.500 orang mengungsi. Banjir ini terjadi pada era Gubernur DKI Joko Widodo.

Waktu itu, banjir jakarta sampai melumpuhkan pusat kota. Air menggenangi kawasan Sudirman, termasuk Bundaran Hotel Indonesia (HI) akibat tanggul Kali Cipinang, di dekat HI.

Diperkirakan banjir jakarta ini menyebabkan kerugian hingga Rp 20 triliun. Sementara pengusaha, melalui Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia Sofjan Wanandi, mengklaim terjadinya kerugian ekonomi lebih dari Rp 1 triliun.

Sumber Artikel

3 Tempat Terbaik Melihat Lumba Lumba Di Indonesia

lumba2.jpg

3 Tempat Terbaik Melihat Lumba Lumba Di Indonesia - Siapa tak ingin berenang dengan lumba-lumba? Mamalia air ini terkenal ramah dengan manusia.Di 3 Tempat berikut ini adalah Tempat Terbaik Melihat lumba lumba dan Anda pun bisa melihat langsung kemolekan tubuhnya ketika melompat keluar dari laut, di 3 tempat ini.

dikutif dari detikTravel, Selasa (26/2/2013) inilah 3 Tempat Terbaik Melihat Lumba Lumba Di Indonesia :

1. Pantai Lovina, Bali
pantai-lovina.jpg
Pantai Lovina di Bali adalah salah satu tempat terbaik melihat lumba-lumba. Banyak wisatawan yang sengaja datang sejak pagi untuk melihat lompatan-lompatan cantik dari mamalia air ini.

Jika ingin melihat lumba-lumba, pelancong harus sudah bersiap-siap menaiki jukung sejak pukul 05.30 Wita. Nantinya, jukung tersebut akan membawa Anda ke tengah laut, tempat berkumpulnya lumba-lumba.

Ada sekitar 500-1.000 ekor lumba-lumba berkeliaran di sekitar laut lepas Pantai Lovina. Seakan tahu sudah dinantikan banyak orang, mereka akan dengan agresif berenang dan memamerkan keindahan tubuhnya di tengah laut.

Tak hanya lumba-lumba, alam bawah laut Pantai Lovina juga menarik untuk dinikmati. Jika beruntung, lumba-lumba ini akan dengan setia menemani kegiatan renang atau snorkeling Anda.

2. Teluk Kiluan, Lampung
lumba-lumba-21.jpg
Tak hanya Bali, Lampung juga punta tempat terbaik melihat lumba-lumba. Adalah Teluk Kiluan, nama tempat yang akan mempertemukan Anda dengan mamalia air ini.

Teluk Kiluan berada di Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus. Jaraknya hanya sekitar 80 Km dari Bandar Lampung, atau sekitar 60 Km dari Kota Agung, ibukota Kabupaten Tanggamus.

Bisa dibilang, tempat ini adalah salah satu habitat lumba-lumba. Di sini wisatawan bisa bertemu dan mengambil gambar lumba-lumba. Bila berani dan punya lisensi diving, Anda bisa ikut berenang dan menari bersama lumba- lumba di Teluk Kiluan.

Teluk Kiluan memiliki beberapa jenis spesies lumba-lumba. Dua diantaranya adalah lumba-lumba hidung botol (Tursiops truncatus) dan lumba-lumba paruh panjang (Stenella longirostris).

Lumba-lumba hidung botol memiliki badan yang lebih besar dan pemalu. Sedangkan lumba-lumba paruh panjang memiliki tubuh lebih kecil dan senang melompat.

Tapi sebaiknya wisatawan datang pagi-pagi jika ingin melihat atraksi lucu dari lumba- lumba ini. Ini karena kebanyakan dari mereka muncul

3. Siladen, Sulawesi Utara
siladen.jpg
Satu lagi tempat terbaik melihat lumba-lumba, yaitu Pulau Siladen di Sulawesi Utara. Siladen adalah satu dari lima pulau di kawasan Taman Nasional Bunakan, tepatnya di timur laut Pulau Bunaken.

Biasanya, turis datang untuk melihat keindahan alam bawah lautnya. Nyatanya, pelancong yagn datang hanya disuguhkan dengan keindahan alam bawah laut yang cantik. Jika beruntung, Anda juga bisa melihat lumba-lumba yang asyik berenang di sana.

Lumba-lumba biasanya akan muncul ketika melihat ada kapal yang berlayar di perairan Siladen. Mereka akan mengerubungi kapal, seolah ingin mengiringi sepanjang perjalanan.

Lumba-lumba biasanya akan muncul ketika melihat ada kapal yang berlayar di perairan Siladen. Mereka akan mengerubungi kapal, seolah ingin mengiringi sepanjang perjalanan.

Tak hanya satu, akan ada 30-40 lumba- lumba yang menemani perjalanan Anda. Tertarik?